2 Buku Agama Pilihan Heri Amalindo, Bikin Hidup Lebih Hidup

Bupati PALI Dr. Ir. H. Heri Amalindo, MM sedang membaca buku di salah satu toko buku. (Foto Safir.id)

Safir.id—Bupati PALI Dr. Ir. H. Heri Amalindo, MM menyempatkan diri untuk membeli buku saat melakukan kunjungan kerja ke luar daerah, Jumat (30/09/2022). Selain buku umum, Heri Amalindo juga memfavoritkan buku-buku agama dan filsafat.

Orang nomor satu di Kabupaten PALI yang akrab disapa Mang Heri itu juga pada Senin, 5 September 2022, membeli dan memilih beberapa judul buku. Salah satu diantaranya Al-hikam karya Ibn ‘Athaillah As-Sakandary dan buku The Psychology Money karya Morgan Housel.

Nah, kali ini ada 2 buku agama yang dipilih dan menjadi favorit Heri Amalindo yang juga Ketua ICMI Orwil Sumsel tersebut. Berikut ulasan singkatnya yang dihimpun Safir.id dari berbagai sumber.

Baca: Inspiratif! 3 Orang Ini Menulis Buku Dengan Mata

1. Buku Tuhan Kenapa Aku Belum Ikhlas?

Foto: Safir.id

Buku berjudul “Tuhan, Kenapa Aku Belum Ikhlas” dikarang oleh A.K seorang penulis Buku Best Seller “Ya Allah Tolong Aku” yang diterbitkan oleh diterbitkan Elex Media Komputindo. Buku ini, menyadarkan kepada kita untuk tidak mengeluh ketika sesuatu yang menjadi milik kita diambil.

Buku ini kita diajak untuk menjalani hidup merasa cukup dan memiliki jiwa yang lapang. Jiwa yang bisa menerima segala sesuatu dengan seikhlas-ikhlasnya. Bukan berarti kita hanya diam saja. Bukan berarti kita tidak berusaha. Kita harus selalu bekerja dengan gigih. Berdoa dengan lebih gigih lagi. Setelah itu lapangkan jiwa untuk menerima segala ketetapan dari-Nya.

Buku yang sederhana ini akan mengajak pembacanya untuk menjalani hidup dengan jiwa yang lapang. Jiwa yang ikhlas menerima. Jiwa yang ikhlas melepaskan. Jiwa yang menyerahkan segala sesuatunya kepada Sang Pencipta.

Baca: Refleksi Buku Pemimpin dan Milenial

2. Buku Bacalah Saat Hatimu Sedih

Foto Safir.id

Buku “Bacalah Saat Hatimu Sedih” merupakan buku karya Ahmad Rifat Arfan yang diterbitkan Elex Media Komputindo. Buku ini menceritakan dinamika kehidupan yang dialami oleh setiap insan di muka bumi.

Ada saatnya kita semakin bijak dalam hidup, sehingga menjadikan masalah sebagai sarana untuk menguatkan mental, memperbaiki sikap, dan mengambil sisi baik atas pengalaman diri.

Semua peristiwa dalam hidup adalah cara Tuhan untuk mengajari kita, makhluk-Nya. Cara Allah menguatkan kita dengan memberi kejutan-kejutan yang dari sana jiwa menguat, pikiran membijak, dan mental menjadi mendewasa.

Dengan pemikiran bahwa semua kejadian dalam hidup adalah sumber pembelajaran, maka kita akan menjadi pribadi yang santai dalam menghadapi beragam peristiwa.

Tidak ada yang perlu kita risaukan. Toh hidup adalah kumpulan dari peristiwa yang menjadikannya berwarna. Percayalah, bahwa seribet apa pun permasalahan hidup yang dihadapi, Tuhan sudah mengukurnya.

Itulah 2 buku agama pilihan Bupati PALI Heri Amalindo untuk bulan Oktober 2022. Kita nantikan buku apa lagi ya selanjutnya? TIM SAFIR

Baca: Bupati PALI Heri Amalindo dan 5 Tokoh Indonesia Ini Gemar Baca Buku