3 Fakta Acara Paguyuban Republik Ngapak yang Dihadiri Heri Amalindo

Bupati PALI Heri Amalindo dan Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe menghadiri acara silaturahmi Paguyuban Republik Ngapak di Desa Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (14/01/2023).

Safir.idBupati PALI sekaligus Ketua MPW ICMI Sumsel Dr. Ir. H. Heri Amalindo, MM menghadiri acara silaturahmi Paguyuban Republik Ngapak di Desa Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (14/01/2023) malam.

Kurang lebih 1500 orang warga ngapak dari kabupaten/kota di Sumsel hadir berkumpul memenuhi acara tersebut. Beberapa tokoh pemimpin daerah juga ikut berbaur merayakan sukacita silaturahmi setelah dua tahun dilarang berkumpul karena Covid-19.

Acara semakin meriah, karena panitia menyediakan doorprize alat kebutuhan rumah tangga dari mulai centong sampai kulkas. Selain itu, Paguyuban Republik Ngapak juga memberikan santunan untuk orang tua dan para sesepuh yang ada di Musi Rawas.

Baca juga: Heri Amalindo Hadiri Pembukaan Muswil Muhammadiyah Sumsel

1. Ingin Berkontribusi Kepada Bangsa dan Negara

Pemberian santunan yang dilakukan oleh Paguyuban Republik Ngapak saat acara di Desa Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (14/01/2023).

Ketua Paguyuban Republik Ngapak atau Gubernur Ngapak Sumsel Prof. Dr. Ir. Mukhtaruddin Muchsiri kepada Safir.id, Minggu (15/01/2023) mengatakan, Paguyuban Republik Ngapak merupakan komunitas orang jawa yang ada di daerah barat Jawa Tengah.

“Selama ini daerah yang terkenal menggunakan ngapak diantaranya adalah Kebumen, Banyumas, Cilacap, Purwokerto, Tegal, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Purbalingga, Banjarnegara dan lain sebagainya,” katanya.

Menurut Mukhtaruddin, Paguyuban Republik Ngapak merupakan organisasi yang ingin secara mandiri berperan berkontribusi terhadap terhadap bangsa dan negara, khususnya di Sumsel.

“Organisasi ini dibentuk tahun 2020 sejak berpisah dengan Pujasuma. Kendati begitu, perpisahan tersebut bukan berarti perpecahan, melainkan bertujuan untuk mengembangkan pembangunan,” tegas Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) tersebut.

Baca juga: Pesan Humanis Dibalik Pertemuan Heri Amalindo Dengan Petani Salak

2. Sudah Terbentuk di Beberapa Kabupaten/Kota

Acara Paguyuban Republik Ngapak saat acara di Desa Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (14/01/2023).

Mukhtaruddin menambahkan, secara organisasi, Paguyuban Republik Ngapak sudah efektif di Kabupaten PALI, Kabupaten OKI, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten OKU Timur, Kota Palembang dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Saat ini, kata dia, salah satu program yang sedang dicanangkan adalah pendataan anggota atau membuat kartu anggota, sehingga kedepan bisa lebih efektif dalam menjalankan program-program organisasi.

“Seperti di Musi Rawas anggota ngapak itu kurang lebih 10.000 Kepala Keluarga (KK), artinya ini harus didata dengan benar seperti dibuatkan kartu tanda anggota begitu,” jelasnya.

Mukhtaruddin juga mengisahkan, acara Paguyuban Republik Ngapak membawa hikmah tersendiri, karena selain menjadi ajang silaturahmi antarorang ngapak, akan tetapi juga bisa mendapatkan keluarga baru.

“Seperti saya ini setelah bertemu di acara, ternyata 70 persen warga yang ada di Desa Giriyoso, Kecamatan Jayaloka, ternyata masih ada hubungan keluarga dengan saya,” jelasnya.

Oleh karena itu, sebagai Gubernur Ngapak Sumsel, dirinya memersilahkan jika ada yang mau mengadakan acara seperti di Musi Rawas sehingga silaturahmi warga ngapak bisa terus terjalin.

Baca juga: 2 Pesan Penting Ketua ICMI Sumsel Heri Amalindo Kepada Pemuda MLM

3. Dihadiri Banyak Tokoh

Acara Paguyuban Republik Ngapak saat acara di Desa Kalibening, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (14/01/2023).

Acara silaturahmi Paguyuban Republik Ngapak juga dihadiri banyak tokoh. Selain Heri Amalindo, tokoh lainnya yang hadir antara lain: Walikota Lubuklinggau Prana Putra Sohe dan Bupati Musi Rawas Ratna Machmud.

Mukhtaruddin mengucapkan terima kepada seluruh tokoh yang hadir termasuk Ketua ICMI Sumsel sekaligus Bupati PALI Heri Amalindo yang menghadiri acara tersebut dan mau berbaur bersama dalam kebhinekaan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Heri mau berbaur dengan organisasi dan kompoten yang lainnya untuk membangun bersama dalam kebinekaan terhadap Bangsa dan Negara khususnya di Sumatera Selatan.

Dirinya juga mengapresiasi Heri Amalindo sampai larut malam berbaur dengan warga Ngapak.

“Beliau itu saat sudah setengah dua belas malam pulang dan saya memersilahkan jika ada warga Ngapak yang ingin bertemu,” pungkasnya. TIM SAFIR