Hanya Heri Amalindo Beri Insentif Guru di Daerah Terpencil

Heri Amalindo saat bertemu warga. (Foto Facebook)

Safir.idSejak tahun 2022, Bupati PALI Heri Amalindo ternyata telah memberikan insentif kepada guru yang dikategorikan mengajar dan mengabdikan diri di wilayah terpencil dalam wilayah Kabupaten PALI.

Pemberian insentif Bupati Heri Amalindo yang memiliki payung hukum Surat Keputusan (SK) Bupati itu, sangat membantu mereka para “pahlwan tanpa jasa” seperti yang dirasakan guru di  SMP Talang Betung, Kecamatan Abab.

Wilayah itu terbilang terpencil karena berbatasan dengan Banyuasin dan Muaraenim. Bahkan, mayoritas murid di sekolah tersebut berasal dari dua kabupaten tetangga tersebut.

Status GuruInsentif
Honorer1.500.000
ASN2.000.000

Hal itu diketahui dari penuturan Kepala SMP Satap Talang Betung, M. Saidi, Senin (07/08/2023). Menurut dia, insentif dari Bupati Heri Amalindo sudah terbukti sejak tahun 2022. Tujuannya sebagai penyemangat sekaligus penghargaan bagi guru yang mengajar di sekolah tersebut.

“Bantuan dari Pemkab PALI sudah kami rasakan salahsatunya insentif, dimana satu orang tenaga pendidik honor mendapatkan tunjangan sebesar Rp 1,5 juta sementara untuk yang berstatus ASN sebesar Rp 2 juta,” ucap Saidi seperti dikutip Safir.id dari laman Sini News.

Baca juga: 3 Pesan Heri Amalindo Kepada Penerima Beasiswa Pemkab PALI

Saidi menjelaskan, untuk sarana dan prasarana di sekolah SMP Satap Talang Betung saat ini kondisinya sudah cukup bagus. Bangunan dan beberapa ruang kelas yang sudah dibangun Pemkab PALI masih kokoh.

“Sarana dan prasarana sekolah tidak ada masalah. Untuk tingkat SD, jumlah anak didik mencapai 22 anak, sementara tingkat SMP berjumlah 18 orang. Dimana dari total itu semua, 70% anak didik berasal dari Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Muara Enim,” ujarnya.

Hanya saja, menurut Saidi, akses transportasi saat ini menjadi kendala, dikarenakan perahu ketek yang ada kondisinya sangat memrihatinkan.

“Ada juga pihak yang turut membantu, seperti membantu BBM dan lainnya untuk membantu akses transportasi tadi. Tapi bantuan tersebut tidak tetap, hanya beberapa waktu saja, sekarang sudah tidak lagi,” jelasnya.

Baca juga: Tingkatkan SDM Berkualitas, Pemkab PALI Gandeng Unanti

Perahu Ketek Dianggarkan Disdik

Terkait dengan keluhan dari Saidi tentang perahu ketek, Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) PALI, Raden Abdurrohman mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan bantuan mesin perahu ketek tahun 2023.

“Nantinya Disdik PALI juga akan berkoordinasi dengan BPBD dan Dishub PALI serta Dinas PU TR untuk akses transportasi yang dibutuhkan saat ini. Seperti baju pelampung dan lainnya,” ungkap Rohman.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten PALI, Kartika Yanti memastikan, tenaga pendidik yang mengajar di SMP Satap Talang Betung sudah mendapat perhatian Bupati PALI.

“Makanya kami mengundang bapak ibu guru SMP Satap Talang Betung, untuk memastikan bahwa insentif khusus Kebijakan pak Bupati dirasakan manfaatnya oleh bapak ibu guru,” jelasnya.

Baca juga: Bupati Serahkan 150 Juta Untuk Memperbaiki SMAN 1 Talang Ubi

Tanda Terima Kasih Kepada Guru

Insentif tersebut, tambah Kartika Yanti, sebagai tanda terimakasih Bupati PALI atas dedikasi para guru yang telah mengabdikan diri mengajar di SMP Satap Talang Betung.

“Apa yang menjadi kebutuhan di sekolah tersebut, selama bisa diakomodir dan tidak menyalahi aturan dan perundang-undangan yang berlaku akan dibantu. Kemudian usulan-usulan yang pernah disampaikan oleh pihak guru ke perusahaan yang beroperasi disana nanti kami minta, serta akan dikomunikasikan dengan pihak perusahaan,” jelasnya.

Kartika Yanti juga mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak ibu guru yang telah berjuang dan ikhlas mengajarkan anak-anak didik.

“Sekali lagi, kami ucapkan terimakasih kepada bapak ibu guru yang telah mengabdikan dirinya ke SMP Satap Talang Betung. Semoga apa yang telah bapak ibu guru lakukan dinilai sebagai ibadah dan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT, Aamiin,” pungkasnya.