Ingat! Hanya Metode Kampanye Ini Didanai KPU

Metode kampanye Pemilu 2024 menjadi bagian yang diatur dalam PKPU Nomor Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2023 yang terbit pada pada 14 Juli 2023.

Safir.idMetode kampanye Pemilu 2024 sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2023 yang terbit pada 14 Juli 2023.

Secara khusus, KPU akan mendanai metode kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu sebagaimana tercantum dalam Pasal 26 ayat (2) PKPU Nomor 15 Tahun 2023.

Adapun, item metode kampanye yang didanai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut antara lain: pemasangan alat peraga Kampanye Pemilu di tempat umum, iklan media massa cetak, media massa elektronik, dan media daring serta debat Pasangan Calon.

Metode Kampanye

Pada Pemilu 2024, metode kampanye yang boleh dilaksanakan peserta pemilu baik partai politik, perorangan, tim kampanye maupun juru kampanye antara lain:

  • Pertemuan terbatas
  • Pertemuan tatap muka
  • Penyebaran bahan Kampanye Pemilu kepada umum dan pemasangan alat peraga Kampanye Pemilu di tempat umum.
  • Kampanye di media sosial, iklan media massa cetak, media massa elektronik, dan Media Daring
  • Rapat umum
  • Debat Pasangan Calon tentang materi Kampanye Pemilu Pasangan Calon
  • Kegiatan lain yang tidak melanggar larangan Kampanye Pemilu dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kapan Kampanye Dimulai?

Kampanye Pemilu yang meliputi pertemuan terbatas; pertemuan tatap muka, penyebaran bahan Kampanye Pemilu kepada umum, pemasangan alat peraga Kampanye Pemilu di tempat umum dan Media Sosial dilaksanakan sejak 25 hari setelah penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota DPR/DPD/DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten/kota serta dilaksanakan sejak 15 hari setelah ditetapkan Pasangan Calon untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

Sedangkan, kampanye yang meliputi iklan media massa cetak, media massa elektronik, dan Media Daring serta rapat umum dilaksanakan selama 21 hari dan berakhir sampai dengan dimulainya Masa Tenang.

Secara lengkap jadwal kampanye Pemilu 2024 adalah sebagai berikut:

  • 28 November 2023-10 Februari 2024: Pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga kampanye di tempat umum, debat pasangan calon presiden dan wakil presiden, dan media sosial.
  • 21 Januari-10 Februari 2024: Kampanye rapat umum, iklan media massa cetak media massa elektronik, dan media daring.
  • 11-13 Februari 2024: Masa tenang.
  • 2-22 Juni 2024: Kampanye tambahan jika terjadi Pilpres putaran kedua.
  • 23-25 Juni 2024: Masa tenang.

Aturan Pertemuan Terbatas

Pertemuan terbatas dapat dilaksanakan di dalam ruangan atau di gedung tertutup, dan/atau pertemuan virtual melalui Media Daring. Peserta Kampanye Pemilu yang diundang pada pertemuan terbatas

disesuaikan dengan kapasitas ruangan yang ditentukan oleh pengelola ruang gedung dengan jumlah peserta paling banyak:

  • 3.000 (tiga ribu) orang untuk tingkat nasional
  • 2.000 (dua ribu) orang untuk tingkat provinsi
  • 1.000 (seribu) orang untuk tingkat kabupaten/kota.

Undangan kepada peserta Kampanye Pemilu wajib memuat informasi mengenai Hari, tanggal, jam, tempat kegiatan, tautan, nama pembicara, dan tema materi, serta petugas Kampanye Pemilu.

Kemudian, kampanye pertemuan tersebut harus disampaikan pemberitahuannya kepada kepolisian sesuai dengan tingkatannya, dengan tembusan kepada KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota, Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten/Kota sesuai dengan tingkatannya.

itulah metode kampanye pada Pemilu 2024 termasuk yang didanai oleh KPU berdasarkan PKPU 15 tahun 2023. Semoga bermanfaat. TIM