Kilas Balik 2022: 4 Terobosan Pemkab PALI Majukan UMKM

Ketua Umum Leprid, Paulus P memberikan piagam pemecahan rekor manggang dan makan ikan kepada Bupati PALI, Heri Amalindo, Senin (12/12/2022).

Safir.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI pada tahun 2022 memberikan perhatian khusus kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selain memberikan bantuan, Pemkab juga menyiapkan sarana dan prasarana agar UMKM di PALI bisa lebih maju.

Kabupaten PALI memiliki potensi pengembangan UMKM seperti kuliner khas PALI yaitu Sagarurung yang belum mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam jumlah yang besar.

Kemudian, kemasan berbagai aneka kripik yang masih sederhana dan pembuatan panci atau dandang alumunium yang masih manual, belum menggunakan alat modern.

Lalu, apa saja terobosan yang sudah dilakukan oleh Pemkab PALI untuk mengembangkan UMKM tersebut?

1. Beri Bantuan Alat dan Pelatihan

Pada tahun 2022, Pemerintah Kabupaten PALI memberikan bantuan alat untuk meningkatkan mutu pelaku UMKM serta memberikan pelatihan yang meliputi manejemen, kemasan hingga pemasaran produk-produk UMKM.

Wakil Bupati PALI H. Soemarjono mengharapkan upaya yang diinsiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM bisa pemicu perkembangan UMKM di Kabupaten PALI.

“Kita berharap dengan adanya bantuan ini bisa menjadi pemacu dan pemicu bagi perkembangan UMKM dan pada akhirnya bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kabupaten PALI,” katanya, Selasa 1 November 2022 lalu.

Baca: Dinas Koperasi dan UMKM PALI Beri Bantuan Kepada UMKM

2. Konsultasi Desain Packaging Gratis

Pemkab PALI juga melakukan konsultasi desain gratis kemasan produk (packaging) UMKM untuk mendorong peningkatan mutu agar bisa naik kelas dan memiliki daya saing kuat hingga Go Global.

Dalam pelatihan tersebut, Dinas Perindag dan UKM PALI menggandeng Boesku Indonesia yang sudah memiliki pengalaman mendesain produk-produk UMKM di Indonesia.

“Kami terus berupaya dalam mendukung Visi SERASI NIA (Sentra Ekonomi Rakyat, Agamis, Sejahtera, Inovatif, Nyaman, Indah dan Aman). Sehingga bisa terus mendorong peningkatan kinerja UMKM agar bisa naik kelas dan memiliki daya saing kuat hingga Go Global,” kata Kadisperindag UKM R A Rohman S.Pd., M.Pd.

3. Mendirikan Gerai Sagarurung

Gerai Sagarurung merupaan tempat untuk yang menjual oleh-oleh khas PALI yang diresmikan oleh Wakil Bupati PALI H. Soemarjono.

“Harus berkelanjutan dari launching hari ini. Tentu kepada Dinas Koperasi dan UKM harus memikirkan langkah selanjutnya, seperti bahan baku, manajemen pengelola serta hal lainnya. Sehingga kegiatan ini tidak hanya seremonial saja,” katanya.

Salah satu alasan didirikannya Gerai Sagarurung, karena selama ini belum ada tempat bagi pelaku UKM untuk memasarkan hasil produknya.

Baca: Wabup PALI Berharap Gerai Oleh-Oleh Picu Perkembangan UMKM

4. Himpun UMKM Pada Festival Sagarurung

Pada 12 Desember 2022, Pemerintah Kabupaten PALI juga menghimpun para pelaku UMKM dengan menggelar Festival Sagarurung dan mendapatkan apresiasi dari Lembaga Pencatat Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Ketua Umum Leprid, Paulus P mengatakan, kegiatan Festival Sagarurung merupakan ide kreatif dan inovatif. Apalagi, menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, wisatawan berkunjung ke suatu daerah tak hanya ingin melihat pemandangan, tapi juga berwisata kuliner yang menjadi tujuan selanjutnya.

“Ini merupakan salah satu cara melestarikan budaya dan warisan peninggalan nenek moyang kita,” ungkap Paulus Pangka.

Bupati PALI, Heri Amalindo mengatakan, dengan telah diselenggarakannya kegiatan tersebut diharapkan kedepan akan ada festival lanjutan. TIM SAFIR

Baca: PALI Pecahkan Rekor Manggang dan Makan Ikan Sebanyak 2022 Ekor

Simak artikel kilas balik 2022 yang merupakan review pemberitaan penting safir.id selama tahun 2022. Semoga bermanfaat!