Masalah Dirut JSC Melina Paloh Sudah “Parah”

Aktivis Sumsel lanjutkan unjukrasa di DPRD Provinsi Sumsel

Unjukrasa AMSS menyampaikan masalah Dirut JSC Melina Paloh di Kantor DPRD Sumsel, Rabu (20/07/2022)

Safir.id—Direktur Utama (Dirut) Jakabaring Sport City (JSC) Melina Paloh dilaporkan ke DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam gerakan unjukrasa Aliansi Masyarakat Selamatkan Sumatera Selatan (AMSS), Rabu (20/07/2022).

Sebelumnya, AMSS juga sudah melaporkan persoalan Melina Paloh ke Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru pada Senin, (18/07/2022).

Unjukrasa AMSS menyampaikan masalah Dirut JSC Melina Paloh di Kantor DPRD Sumsel, Rabu (20/07/2022)

Para orator masing-masing, Ustad Deni Tegar, Firdaus Hasbullah, SH atau FH, M.Sanusi, AS, Rubi Indiarta, M.Ali Rubben, Yan Coga, Ingsuardi, Sukma Hidayat, Andi Leo, Rahmad Sandi Iqbal, Fadrianto, TH dan Mukri menyampaikan aspirasi di halaman Kantor DPRD Sumsel yang dikawal aparat kepolisian.

Setelah hampir satu jam melakukan orasi, Ketua DPRD Provinsi Sumsel RA. Anita Noeringhati menemui pengunjukrasa dan memersilahkan mereka untuk menyampaikan aspirasi di ruangan Badan Anggaran (Banggar) yang juga dihadiri oleh Ketua Komisi iii Yansuri.

4 Pernyataan Sikap AMSS

Firdaus Hasbullah, SH saat unjukrasa AMSS menyampaikan masalah Dirut JSC Melina Paloh di Kantor DPRD Sumsel, Rabu (20/07/2022)

Dalam pernyataan sikapnya, AMSS menyampaikan empat hal antara lain: Pertama, para Pelaku Usaha Kecil Menengah (UMKM) pada saat pelaksanaan Fornas VI, Direktur Utama PT. JSC Melina Paloh menunjukkan sikap arogan melakukan Penertiban dengan dengan sikap yang kasar terhadap pelaku UMKM.

Arogansi itu, tidak sepatutnya terjadi karena bertentangan dengan Misi PT. JakaBARING Sport City (JSC) yakni memiliki pribadi yang baik kata-katanya, perilaku dan pikiran benar dan tidak menyimpang serta memiliki karakter yang jujur.

Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati menerima pengunjukrasa AMSS yang melaporkan Dirut JSC Melina Paloh di Kantor DPRD Sumsel, Rabu (20/07/2022)

Kedua, pengelola PT. JSC terindikasi belum mampu menunjukkan kemajuan dan kemandirian sebagai BUMD. Contohnya banyak venue-venue yang rusak dan terbengkalai. Lalu, perawatan yang kurang maksimal sehingga tidak terlihat upaya kemandirian dalam mengelola sehingga tidak bisa mencapai target keuntungan meskipun Pemerintah Provinsi Sumsel telah memberika subsidi.

Ketiga, Gubernur Sumsel sebagai pemegang kendali, hendaknya melakukan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) dan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap BUMD PT.Jakabaring Sport City.

Keempat,  ada dugaan KKN dengan adanya menggunakankasbon ke perusahaan JSC dari bulan Februari 2019 – Februari 2021 sebesar Rp1.126.272.927. Walaupun kasbon tersebut telah dicicil sebesar Rp 970.693.329 yang termuat dalam Surat Pernyataan tertanggal 01 April 2021.

Tuntutan AMSS

Unjukrasa AMSS menyampaikan masalah Dirut JSC Melina Paloh di Kantor DPRD Sumsel, Rabu (20/07/2022)
  • Meminta Kepada Gubernur Provinsi Sumsel agar memecat Dirut JSC Meina Fitriani Paloh.
  • Mengharapkan Gubernur Sumsel menunjuk orang yang cakap, putra daerah yang dapat mengelola PT.JSC Sebagai BUMD yang lebih baik dimasa yang akan datang.
  • Mengharapkan kepada DPRD Sumsel untuk memanggil Dirut JSC Melina Paloh terkait sikap arogannya kepada pelaku UMKM pasa saat FORNAS VI 2022 dan DPRD Sumsel merekomendasikan kepada Gubernur Sumsel untuk mengganti Melina Paloh.