Memotret 17 Desa di PALI Gelar Pilkades Serentak

Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten PALI

Safir.idSedikitnya 17 desa di Kabupaten PALI akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak (pilkades) pada 5 Juli 2023 mendatang.

Pilkades digelar karena masa jabatan di 17 desa tersebut sudah habis. Bahkan, ada yang sudah habis masa jabatannya dua tahun lalu.

“Kepala desa pada 17 desa telah habis masa jabatannya di tahun ini, bahkan ada yang habis tahun lalu,” kata Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) PALI Emilia Waasik Ama, Senin (27/2/2023).

Untuk menyukseskan Pilkades sendiri, Pemerintah Kabupaten PALI sudah memberikan anggaran sebesar Rp60 juta sampai Rp70 juta per desa disesuaikan dengan jumlah mata pilih.

Anggaran tersebut, sudah dicairkan pada April lalu. Apabila anggaran untuk biaya Pilkades masih kurang, maka dibebankan kepada masing-masing desa.

Daftar Desa Gelar Pilkades

Dari 17 desa yang ada di Kabupaten PALI yang akan melaksanakan Pilkades antara lain:

Kecamatan Talang Ubi

  • Desa Sukamaju
  • Desa Suka Damai
  • Desa Beruge Darat
  • Desa Semangus
  • Desa Simpang Tais

Kecamatan Penukal

  • Desa Gunung Raja
  • Desa Purun Timur
  • Desa Mangku Negara Timur

Kecamatan Tanah Abang

  • Desa Tanah Abang Utara
  • Desa Tanah Abang Selatan
  • Desa Bumi Ayu
  • Desa Tanjung Dalam
  • Desa Tanah Abang Jaya
  • Desa Muara Dua
  • Desa Sukamanis

Kecamatan Penukal Utara

  • Desa Prabumenang

Kecamatan Abab

  • Desa Betung Selatan

2 Desa Calon Kades Lebihi Kuota

Dari 17 desa yang akan menggelar Pilkades di PALI, ada dua desa yang harus melalui seleksi penjaringan Pilkades karena melebihi kuota bakal yakni 5 orang per desa.

Adapun dua desa yang melebihi kuota tersebut antara lain: Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi sebanyak 8 calon kades dan Desa Muara Dua, Kecamatan Tanah Abang 6 orang calon kades.

“Kelebihan kuota itu harus melalui seleksi lagi, karena harus diambil lima orang. Seleksi itu harus mengacu pada empat indikator,” kata Rahmat, Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) PALI.

Seleksi tersebut, kata dia, meliputi 4 indikator yakni pengalaman jabatan. Baik dalam pemerintahan maupun diluar pemerintahan. Kemudian, tingkat pendidikan, status pernikahan dan rentang usia. Selain itu, bagi desa yang melebihi kuota juga, para calon kadesnya harus menjelani psikotes.

“Psikotes telah dilaksanakan dengan mengambil lokasi di rumah sakit Siti Fatimah propinsi Sumsel. Hasilnya, bakal Cakades di desa Semangus gugur tiga orang dan Muara Dua gugur satu orang,” jelasnya.

Kedudukan Kepala Desa

  • Kepala Desa berkedudukan sebagai Kepala Pemerintah Desa yang memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
  • Kepala Desa bertugas menyelenggarakan Pemerintah Desa, melaksanakan pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat Desa.
  • Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Desa memiliki fungsi sebagai berikut :
    • Penyelenggaraan Pemerintahan Desa;
    • Pelaksanaan pembangunan;
    • Pembinaan kemasyarakatan;
    • Pemberdayaan masyarakat; dan
    • Penjaga hubungan kemitraan dengan lembaga masyarakat dan lembaga lainnya.

Wewenang Kepala Desa

Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Desa berwenang :

  • Memimpin Penyelenggaraan Pemerintahan Desa;
  • Mengangkat dan Memberhentikan Perangkat Desa;
  • Memegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa;
  • Menetapkan Peraturan Desa;
  • Menetapkan APBDES;
  • Membina Kehidupan Masyarakat Desa;
  • Membina Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Desa;
  • Membina dan meningkatkan perekonomian Desa serta mengintegrasikannya agar mencapai perekonomian skala produktif untuk sebesar-besarnya kemakmuran Masyarakat Desa;
  • Mengembangkan sumber pendapatan Desa;
  • Mengusulkan dan menerima pelimpahan sebagian kekayaan Negara guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa;
  • Mengembangkan kehidupan sosial budaya masyarakat Desa;
  • Memanfaatkan teknologi tepat guna;
  • Mengoordinasikan pembangunan Desa secara partisipasif;
  • Mewakili Desa didalam dan diluar pengadilan atau menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
  • Melaksanakan wewenang lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

TIM SAFIR